Going Death

Dulu yang entah sejak kapan saya selalu setuju dengan jargon too much will kill you sampai akhirnya sekarang saya punya jargon sendiri too little will kill you even faster.

Saya mati bosan.

Bermigrasi dari nona sok super sibuk yang mengira dirinya menguasai dunia menuju nona tuna karya. Ngahahhahah sedih ya bok, apalah roller coster banget hidup ini.

So there I am, disanalah saya di kantor yang baru di kota kelahiran saya. Berbagi ruangan dengan mungkin  duapuluh partner lainnya. Tidak punya meja kerja sendiri, tidak punya kunci ruangan sendiri, tidak punya komputer sendiri, juga tidak punya kerjaan sama sekali. Hooorrreeeeeeeeeeeee.

And I am definitely not enjoy it !!

Lama lama bisa lumutan juga karatan ya Tuhan

Bulan lalu, saya masih nona yang ngos ngosan ngejer ngejer deadline. Masih nona yang kelelep kertas di ruangan. Masih nona yang I love Monday, office is my second home. Masih nona yang ah sudahlah itu kan bulan lalu.

Mari pahami sejenak

Kalau ratusan tahun lalu seorang Descarter bilang Cogito Ergo Sum – aku berpikir maka aku ada. Ratusan tahun lalu waktu gadget dan nicki minaj bahkan belum direncanakan lahir ke dunia yang hip hip hura ini. Ratusan tahun lalu waktu kereta kuda masih lebih ngehitz dibanding motif owl. Ratusan tahun lalu waktu …. Hah !! you name it !!

Dear Descarter, pastilah anda sangat paham yang saya rasakan saat ini.

I’m going death, save me !

 

Tags:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply

AD