Sekarang Menuju Dia

Kalau memang dia jodoh mu akan ada keterikatakan hati yang tidak bisa dijelaskan, entah apa yang akan lagi dan  lagi membawamu kembali pada dia – ibu

Love is funny that way, cinta itu lucu.

Dia tidak bisa berhenti berasap, tidak suka membaca, bukan penikmat cinema 21, membuatku lebih sering pakai flat bukan heel, playlist nya tentu saja bertolak belakang dengan ku, belum menyelesaikan skripsinya, tidak begitu mengerti bahasa universal, jauh dari aman secara financial, masih harus banyak belajar sujud dan rukuk juga jadi imam dan sangat sangat sangat tidak disukai ayah.

Sama sekali tidak memenuhi impian seorang cinderella bukan ?

Jadi dalam pikiranku, aku tahu. Ide tentang aku dan dia  mungkin tidak akan pernah berhasil.

But somehow love is blinded, cinta itu membutakan dan bodohnya lagi sebelum buta aku memang sudah rabun. Haha !!

Jadi aku tidak tahu kenapa kubiarkan dia yang sangat tidak seberapa itu ahahah melakukan hal ini padaku : mengkolonialisasi hari hariku untuk menjustifikasi perasaan cemen ini, memaksa rasa dan logika ku saling menunjukkan ego mereka, membuatku mengosongkan kotak kotak tisyu tengah malam dan bangun dengan mata bengkak untuk membuat keputusan, menjadikan hatiku migren tanpa menemukan solusi tidak juga aspirin

Unfortunately I am a risk lover, sialnya aku ini penyuka resiko.

Lagipula pada akhirnya masing masing dari kita harus memilih kebahagian kita sendiri kan. Satu hal yang bukan hanya bisa membuat kita bahagia tapi kalau satu hal itu tidak ada, hal hal lain yang ada di hidup kita tidak ada artinya – antologi rasa.

Seperti dia, aku juga tidak bisa memberi garansi atas apa yang kurasa saat ini. Bahwa ide tentang aku dan dia akan baik baik saja selamanya. Aku hanya tahu, saat ini kebahagiaan buat ku adalah bersama dia – pukul satu pagi ku.

Hal hal yang dia lakukan untuk membuat kami akhirnya menghabiskan beberapa puluh menit bersama sebelum hari berganti – our injury day ended moment. Gambar gambar candid konyol ngga banget ku yang entah kapan dia ambil dan beneran jelek banget, haha. Our silent moment – aku, dia, malam dan kesepakatan tanpa kata.

Ketika duduk diboncengannya mulai menjadi sebuah kebutuhan bukan lagi kebiasaan dan If You are Not The One – Danield Bedingfield mulai jadi lagu pengantar tidur. Nah !! You are in troble dear !!

So I don’t care if it lead us to nowhere aku tidak perduli jika rasa ini akan sia sia. I don’t care if it could be nothing tidak perduli jika ide tentang kita tidak akan berarti apa apa. I don’t care if my mind said I am wasting my injury single life time tidak perduli jika pikiranku bilang bersamanya aku hanya akan menghabiskan percuma waktu single ku yang sudah tenggat.

I don’t care, I only wanna give it a try, picked my happiness

Aku tidak perduli, Aku hanya ingin mencoba nya. Memilih kebahagianku saat ini.

 

Tags: ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

One Response to “Sekarang Menuju Dia”

  1. khansa khansaNo Gravatar says:

    salam kenal mba..
    kata2 nya mengalir dan romantis..

Leave a Reply

AD