Pemberhentian Selanjutnya

Kita memang enggak pernah punya janji apa apa, bahkan waktu kamu pulang dari korea aku malah udah stay di Bangka. Kita nggak sempat ketemu.

Ada banyak malam yang kita habiskan bersama saling bercerita. Tentang hidup, tentang masa depan, tentang cinta.

Aku tidak berusaha membuat mu menjatuhkan rasa padaku, kamu juga tidak pernah dengan gamblang menyatakan itu. Kita hanya teman, itu menurutku.

Jadi saat kamu kasitau aku rencana pernikahan mu, aku senang. You finally found someone. Koq gak sama kamu ya katamu mengakhiri percakapan elektronik kita.

Aku bingung harus merasa apa. Buatku, kita nggak boleh menghabiskan sisa hidup kita dengan seorang yang nggak kita cintai sepenuhnya. Seorang yang nggak membuat kita jatuh cinta. Lebih lagi seorang yang nggak jatuh cinta sama kita.

Anggap saja begini, mungkin aku, kamu, kita saling jatuh cinta hanya saja di waktu yang salah. Kamu menginginkan aku lebih dulu, ketika aku tidak merasakan hal yang sama. Mungkin nanti entah kapan aku akan jatuh cinta sama kamu. Sayang nya sudah terlambat. Kamu sudah milik orang lain.



Aku tahu, cinta kadang sudah bukan lagi segitiga tapi segiruet. Kamu suka aku, aku suka dia, dia suka yang lainnya dan saat kamu sadar kalau sudah tidak lagi suka aku, dia jadi suka aku, sayangnya aku sudah tidak lagi suka dia. Kusut kan ?? ihihih. Mungkin kekusutan inilah yang menginspirasi Bryan Adams dan Barbra Streisand menyanyikan lagu I finally found someone. Ada kata finally disana. Artinya memang nggak mudah di dapat yes ?

Tapi kalau hatimu memang bukan untuk dia seharusnya kamu tidak menyerah. Aku bukan sedang meminta mu untuk terus mengharapkan aku. Hanya saja, seandainya kamu lebih sabar untuk sekali lagi menjatuhkan dan dijatuhi cinta. Mungkin saja dia ada disana sedang menunggu mu di pemberhentian selanjutnya.

Tags: ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

5 Responses to “Pemberhentian Selanjutnya”

  1. Capella CapellaNo Gravatar says:

    Demmmm suka bangettt :)

    Bukankah lebih baik menunggu orang yang tepat, dari pada menghabiskan waktu dengan seseorang yang dirasa belum tepat

    Masalahnya orang yg tepat itu kek mana?

    Nanti pasti ada waktunya, di mana kita ngerasa klik :D

    Ah, terlalu berteori ya aku tanteh :) )

  2. queeny_o queeny_oNo Gravatar says:

    AKOH GAK GAHUL

    MAU DIGAHULIII !!!

    *loh

    :) )

  3. Kakaakin KakaakinNo Gravatar says:

    So, mesti sabar sabar… :D
    Apa kabar Queen? :)

  4. ega egaNo Gravatar says:

    hai there.. :)

  5. sakrilegi sakrilegiNo Gravatar says:

    Aku tahu, cinta kadang sudah bukan lagi segitiga tapi segiruet

    hahaha.. orang yangtepat mungkin orang yang paling mau menerima kita
    entahlah

    salam

Leave a Reply

AD