Perubahan !!

Ini tidak sengaja, di suatu sore yang tepatnya gw lupa menjelang maghrib gw lagi nyimak tweet nya @revolutia tentang struktur birokrasi dan kinerja SDM Indonesia di dalamnya yang gak lain gak bukan adalah PNS dan CPNS.

Gw dimasa lalu adalah yang gak pernah mau membiarkan diri gw bergelut lama dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan pemeritahan, birokrasi, apalagi punya cita cita jadi PNS karena gw merasa mual dengan segala sisi negatif dan kehipokritan serta permainan di dalamnya. Bagi gw saat itu, PNS umumnya adalah manusia yang tidak punya skill yang Cuma bisa jadi benalu bagi negrinya sendiri karena tanpa bekerja pun tetap mendapatkan gaji. dan gw terheran heran kenapa beberapa manusia yang gw tau mereka pintar dan punya skill, kenapa mau jadi PNS.

Gw di masa lalu yang gak pernah terfikir sekiranya sekarang di usia gw yang hampir duapuluh tiga. Gw adalah seorang CPNS di sebuah instansi vertikal pemerintahan yang menurut artikel ini adalah lima besar lembaga publik terkorup di Indonesia. So sorry to write, tapi begitulah memang sepertinya.

Dan seandainya kalian pernah baca postingan gw di blog lama, bagaimana gw bisa sampai nyemplung di instansi ini, BY GOD IT IS SO DAMN A COINSIDENCE. Sebuah ketidaksengajaan, sesuatu yang gw coba karena seseorang yang sangat gw sayangi menginginkan gw untuk mencobanya. Mencoba, hanya mencoba. Tanpa persiapan, tanpa keinginan menggebu untuk berhasil. Gw tidak pintar, hanya rata rata di kelas dan itu fakta. Tapi Tuhan gw membuat setiap rangkaian test menjadi sangat mudah buat gw. Dengan tujuan yang gw belum tau apa. Pasti ada sesuatu yang ingin DIA sampaikan, sesuatu yang ingin DIA tunjukkan pada gw.

Mungkin Tuhan gw menginginkan sebuah PERUBAHAN atas sikap dan cara pandang gw di masa lalu. Mungkin Tuhan gw menginginkan gw melakukan sebuah PERUBAHAN atas apa yang terjadi pada negri ini. Bisa jadi !!.

Di tahun yang sama dengan tahun kelulusan gw, ada banyak teman teman seangkatan yang gw tau kemampuan mereka, gw tau kondisi perekonomian mereka. Gw tau mereka diterima di berbagai instansi dan departemen Negara karena layak. Karena kualitas dan kemampuan diri. Bukan karena uang, bukan karena nyogok. Demi Tuhan, gw sampai detik ini tetap tidak mengerti bagaimana bisa seseorang menyerahkan ratusan juta rupiah hanya untuk menjadi seorang CPNS yang gajinya se Indonesia ini sama : Tidak sampai 1,5 juta. Bagaimana bisa menukar ratusan juta demi satuan juta. GOBLOG luar biasa !!

SENANG – itu adalah sebuah kata sifat yang gw rasakan ketika gw tahu bahwa di tahun lalu gw tahu pasti bahwa ADA, hanya segelintir mungkin penerimaan SDM pemerintah yang memang berdasarkan kemampuannya. SENANG – karena segelintir dari yang sedikit itu adalah mereka yang gw sangat kenal kemampuannya. Gw merasa terjadi sebuah PERUBAHAN untuk birokrasi Indonesia, kecil memang tapi nyata terjadi.

Segelintir, karena gw juga tau pasti PEMBODOHAN bangsa itu masih terjadi. Gw tau pasti mereka yang jelas tidak layak, mereka yang bahkan jelas tidak memenuhi syarat, mereka yang HEY YOU !!! I know you !! kita satu sekolahan bukan, kita satu almamater bukan. Gw tahu kemapuan kalian – bukan menghakimi atau berprasangka buruk. Tapi gw tahu permainan kalian di belakang. PEMBODOHAN bangsa !! membiarkan negara ini di gerogoti oleh manusia yang tidak layak pakai dengan membiarkan mereka menjadi SDM pemerintah.

Coba deh kalian simak tweet nya @revolutia yang awalnya dikarenakan berita ini . Gw kutip beberapa :

Ke depan, lebih baik semua PNS dibuat sistem kontrak berkala, mis 5 tahun sekali. Jika tidak lolos review, ybs diberhentikan.

Mayoritas yg mau jadi PNS, motivasi adalah cari keamanan & kenyamanan. Tidak perlu kerja, tapi keuangan terjamin. Makanya tidak produktif.

Perusahaan manapun yg mau eksis akan selalu kontrol kualitas SDM, negara kita kalau mau maju juga harus lakukan yang sama.

Pandangan yang umum, kalau mau berkarir, kerja di swasta. kalau mau aman, kerja jadi PNS, sampai ada yg rela nyogok ratusan juta demi PNS

Mungkin yg sudah usia 50tahunan n tidak produktif, di pensiunkan dini. Yang dibawah diberlakukan sistem kepegawaian dgn evaluasi berkala.

Kalau rekruitmen cpns berlangsung selektif, transparan & fair, yg keterima pun akan kerja dgn kebanggaan, tanpa tuduhan hati nurani.

Perusahaan manapun tidak mau kasih posisi strategis pd org yg gak becus, ini negara, mestinya lebih serius. Jgn mimpi jabatan kl ga sanggup.

Jadi simpel, cukup panggil, kasih tugas, kasih tenggat, gak sanggup? Ganti. Kayak menteri rapor merah itu, ganti aja, emang ga ada yg lain?

Saya yakin banyak PNS yg juga setuju ide evaluasi kinerja berkala, karena dongkol prestasi mereka tidak digubris, karena gak sanggup ‘bayar’

Saya tidak bilang semua PNS jelek, tapi masyarakat menilai kinerja birokrasi begitu buruk. You don’t do what you should do, gaji 13 menanti.

Bagaimana sebuah opini umum masyarakat mengenai PNS. Bukankah sama dengan opini gw di masa lalu. Secara umum masyarakat menilai PNS itu hanyalah benalu. Terlalu kasar mungkin, tapi itu lah opini yang tercipta. Sebuah realita yang perlahan tapi pasti harus gw ubah. Harus kita ubah, iya kita bersama sama merubahnya dengan pembuktian kualitas diri.

Ada beberapa poin yang gw sangat setuju dari @revolutia : tentang kontrak kerja dan evaluasi berkala. Gw adalah salah satu yang akan sangat senang jika itu terjadi, sebuah eliminasi atas ketidakmampuan diri. Tega ??!! harus !! demi Negara ini. Bahwa memang seharusnya tidak pernah tercipta sebuah garansi yang menjadikan kita sebagai manusia pemalas yang cuma bisa ongkang ongkang kaki. Bahwa meng-upgrade diri, memperluas wacana, mengasah cara berfikir, mempelajari ilmu ilmu baru adalah sebuah kewajiban yang tidak bisa di tawar. Karenanya dalam ajaran agama gw, IQRO alias BACA adalah perintah pertama Tuhan gw kepada Sang Nabi. Tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat, jadilah manusia yang berilmu. Punya wawasan.

Gw di masa lalu, seperti seorang pemuda Indonesia yang terlalu egois dan tidak ingin ambil pusing dengan apa yang terjadi di negrinya. Menutup mata dan menjauh dari segala hal yang berhubungan dengan pemerintah. Dan sekarang ??

Sekarang gw adalah seorang pemuda Indonesia yang telah menjadi bagian dari sistem birokrasi negri ini tak perduli latar belakang dan alasan bagaimana gw sampai disini. Yang pasti, disinilah gw. Menjadi bagian di dalamnya.

Disini, gw melihat hal hal yang membuat gw mual. Gw melihat permainan permainan. Sesekali gw merasa sangat sedih dengan negri ini, betapa egois manusia di dalam nya. Sudah jelas tidak berkualitas tetap memaksakan diri dengan cara nyogok yang demi Tuhan ituadalah the most SHIIT thing ever !!! nyogok-korupsi-nyogokin anak-anak korupsi-anak nyogokin anaknya-cucu korupsi sebuah vicious circle yang gak ada matinya. Hey !!! ternyata pemikiran gw di masa lalu tidak salah. BOROK itu memang terjadi dalam negri ini. Lalu gw bisa apa ??!! gw di masa lalu adalah yang begitu skeptis dan pesimis merasa tidak mampu melakukan apa apa untuk PERUBAHAN negri ini. Dan sekarang ??

Sekarang gw adalah seorang yang tahu dan yakin bahwa PERUBAHAN bisa terjadi dari hal hal kecil. Misalnya ?? dengan berhasil menjadi yang tidak nyogok, ini langkah awal yang penting, dengan berhasil menjadi yang meyelesaikan job desc gw sekalipun dengan kesalahan kesalahan tentunya, kesalahan yang membuat gw belajar menyempurnakan, dengan berhasil menjadi pribadi yang terus belajar agar berdedikasi, agar bertanggungjawab. Dengan menjadi pribadi yang meyakini kemampuan anak negri ini, meyakini bahwa perubahan ke arah yang lebih baik itu sedang terjadi pada generasi kami, generasi kita, dan dengan menjadi pribadi yang membuktikan keyakinan itu.

WHAT WE ARE RIGHT NOW, IS A PRODUCT OF OUR PAST. IF WE DON’T LIKE WHAT WE SEE TODAY, WE CHANGE IT. WE MAKE IT HAPPEN. IT MAY NOT BE FOR THE BENEFIT OF OUR OWN, BUT BY GOD, IT WILL BE FOR THE BENEFIT OF OUR CHILDREN’S CHILDREN – NASIONAL-IS-ME @PANDJI

Hasil yang kita rasakan hari ini adalah bukan karena kesalahan kita. Tapi karena keputusan-keputusan yang diambil di masa lalu kita. Jika kita tidak senang dengan apa yang kita lihat hari ini, ubahlah !! mungkin perubahan yang kita lakuakan bukan untuk kita nikmati saat ini, tapi demi Tuhan, perubahan yang kita lakukan adalah untuk generasi masa depan, anak cucu kita – nasional-is-me @pandji

Jadi, Maukah kita menjadi bagian dari perubahan di masa depan ??

Tags: , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

13 Responses to “Perubahan !!”

  1. mas stein mas steinNo Gravatar says:

    postingan yang berapi-api, semoga ndak melempem nantinya kalo sudah dapet SK PNS ya mbak. kalo boleh tau sampeyan CPNS di departemen apa? eselon satunya apa?

  2. queeny_o queeny_oNo Gravatar says:

    amin mas, semoga begitu ya

    nanti kalau saya mlempem, mungkin tulisan ini bakalan ngingetin saya buat berapi api lagi.

    mohon bimbingannya senior

  3. shafira shafiraNo Gravatar says:

    :tob:
    pdahal uang yang digunakan untuk sogok menyogok bisa dijadiin modal bisnis
    :mataduitan:

  4. orange float orange floatNo Gravatar says:

    memang kebanyakan begitu memilih PNS karena ada jaminan dan juga ngak perlu capek kerja. uang gaji mengalir terus tiap bulannya :mataduitan:

  5. warm warmNo Gravatar says:

    yg jelas buktikan pengabdian dirimu yg terbaik
    orang yg paling kenceng teriak2 ga jelas gitu

    ibarat tong kosong, ya paling fales bunyinya
    :)

  6. idana idanaNo Gravatar says:

    kadang aku masih juga heran ma dirimu…..koq mau ya meninggalkan apa yg udah di dapat demi sebuah perubahan. tapi itulah hidup yaaa….smg bisa menjadi salah satu yang membuat perubahan itu yaaa

  7. Kakaakin KakaakinNo Gravatar says:

    OMG! Aku suka banget tulisan ini… :tob:
    Kamu, aku, kita sekarang jadi bagian dari suatu birokrasi yang mungkin telah membuatmu mual.
    :puyeng:

  8. Kaka Akin Kaka AkinNo Gravatar says:

    Yang parahnya lagi, banyak orang yang bela2in jadi PNS trus penempatannya di kota aja, nggak mau yang di pedalaman :(

  9. lawang lawangNo Gravatar says:

    lawatan perdana ke tempat sobat..

    wah, mangstab nih postingannya, tetap semangat!! Mari kita mulai perubahan ke arah yang lebih baik, bukan untuk kepentingan pribadi.. Tetapi untuk kebenaran :)

  10. BlogCamp BlogCampNo Gravatar says:

    Membaca tulisanmu ini saya akhirnya juga menjadi mual karena kamu hanya menyoroti sisi negatifnya dan menyamaratakan PNS seperti itu.
    Nduk, bukalah matamu, tak semua PNS seperti yang kamu katakan.
    Saya bekerja membawa puluhan PNS dan saya tahu mereka adalah pekerja keras dan pas dibidangnya. tentu ada juga yang tak baik, sama halnya dengan orang2 yang non PNS, ada yang baik dan tak sedikit yang kurang baik.

    Bayangkan, jika tidak ada PNS ? Siapa yang akan mengetik surat ? Siapa yang mengagenda surat ? Siapa yang membuat draft-draft sebuah produk lembaga ? Tak mungkin Menteri, Dirjen, Direktur tetapi mereka para PNS.
    Mereka tidak ongkang-ongkang kaki.

    Sekarang lihatlah keluar dari PNS.

    Ada seseorang yang juga berteriak-teriak seperti kamu ini, eee begitu dia didudukkan di sebuah lembaga (dan bukan ebagai PNS), nggak lamaaaaaaaa….masuk penjara karena makan uang yang bukan haknya. Dia memang jagoan, kritis saat nggak ada jabatan apa-apa. Ngomong dikoran, Tv, dll.. tetapi begitu melihat setumpuk langsung idealisme nya luntur atau hilang.

    Jadi…kelak jika kau jadi PNS tunjukkan kinerjamu yang baik.

    Queencorner ….buatlah artikel sebagaimana seorang Queen yang bijak

    salam dari saya

  11. queeny_o queeny_oNo Gravatar says:

    DEAR PAKDE BLOGCAMP :

    terimakash kritikannya, saya belajar untuk menjadi bijak melalui artikel ini. belajar untuk tidak menyalahkan tapi melakukan sebuah perubahan sekalipun perubahan itu sangat lah kecil.

    bukan menoyorti sisi negatif PNS, saya sendiri adalah seorang CPNS. melalui artikel ini saya hanya merangkum opini umum masyarakat yang dulunya juga adalah opini saya tentang PNS.

    dan bagaimana saya, pakde, kita semua yang adalah bagian dari birokasi negri ini. bagaimana kita bersama sama melakukan perubahan paradigma masyarakat. melalui pembuktian diri, melalui dedikasi, melalui kinerja pribadi

    itu point nya yg ingin saya sampaikan

    seandainya point itu tidak tersampaikan atau tidak terbaca oleh pakde. saya memang masih harus terus belajar menulis. dan memyampaikan maksud dengan benar.

    terimakasih sungguh kritiknya

  12. YAI hairulef YAI hairulefNo Gravatar says:

    Yai yang bekerja di perusahaan swasta, juga sering berurusan dengan beberapa lembaga pemerintah untuk mengurus beberapa perijinan dan harus melalui birokrasi yang njelimet…. tapi teman saya yang lain, dia bisa dengan mudah mengurus perijinan tsb…. oh ternyata teman saya tersebut, memang sudah terbiasa menyertakan beberapa rupiah dalam berkas yang diajukan, sehingga menjadi prioritas, tanpa harus repot menunggu lama.
    :hoho::puyeng:

  13. ImUmPh ImUmPhNo Gravatar says:

    :evillaugh: pns yang nyogok :nangis:
    Waduh… smoga banyak orang2 yang sadar dech :jedug:

Leave a Reply

AD